Menjangan Dan Macan Kumbang

Seekor menjangan betina dan seekor macan kumbang betina telah lama berkawan baik. Mereka membesarkan anak – anak mereka di sebuah hutan yang sama. Keduanya punya hobby yang sama pula yaitu mendengarkan musik. Macan Kumbang sangat fanatik pada kelompok Trio Macan. Bukan hanya ikut menyanyi dia juga kerap meniru gaya headbang idolanya tersebut.

Sementara Menjangan selalu tersihir setiap mendengar lantunan suara Bang Haji Rhoma Irama. Lagu favoritnya adalah Menjangan yang kerap dinyanyikannya keras – keras.

Susahnya jadi menjangaaan
Kalau malam sendiriaan
Bantal guling sebagai temaan
Mata melotot bantal guling melaayaaaaang…

Persahabatan keduanya berlangsung dengan baik sampai tiba musim kemarau panjang. Dalam keadaan krisis itu, Macan Kumbang sangat sulit memperoleh binatang buruan untuk makanan anak – anaknya yang sudah sangat kelaparan. Rasa lapar dan sayang pada anak – anaknya membuatnya gelap mata. Suatu pagi berkatalah ia kepada sahabat kentalnya, si Menjangan.

“Ngan, kamu tahu nggak, tadi malam aku mimpi memakan kamu.”
“Apa Can?? Memakan aku?”
“Iya. Dan mimpi ini harus diwujudkan Ngan. Gimana, kamu mau nggak?”
“Ya nggak maulah Can. Aku kan masih kepingin menikmati hidup, lagian juga aku masih punya anak yang kecil – kecil yang mesti dihidupi.”
“Ngan, mau yaa?”
“Nggak mau!”
“Mau ya?”
“Nggak!”
“Ngaaan?”
“Nggaaaaakk Caaaan!!!

Akhirnya keduanya bertengkar hebat. Untuk mencari jalan keluar, mereka kemudian mengajukan masalah ini kehadapan hewan – hewan hutan lainnya. Semua hewan berpihak pada Menjangan. Hal ini membuat Macan Kumbang tidak puas dan mengancam akan meneruskan niat buruknya. Oleh karena tak berdaya menolong Menjangan, para hewan hutanpun mengajukan masalah ini untuk meminta keadilan pada kepala desa, yang dijabat oleh seorang manusia; sedangkan Menjangan diam – diam menghubungi saudara sepupunya yaitu sang Kancil.

Hari pengadilan itupun tiba, semua hewan termasuk Menjangan dan Macan Kumbang serta Kancil berkumpul di kantor kepala desa. Untung saja belum ada awak media yang sampai ke desa tersebut kalau tidak pasti jadi berita paling menghebohkan. Kepala desa ini dikenal sebagai pejabat yang adil. Namun sayang, nyalinya ciut tatkala Macan Kumbang mengancam akan membunuh kepala desa jika dia memihak pada Menjangan. Lebih parahnya lagi kepala desa semakin kehilangan kendali ketika sang Macan Kumbang menjanjikan sebuah paha Menjangan jika kepala desa memihak kepadanya.

“Hewan dan hewani sekalian, meskipun saya sudah mendengar tentang perselisihan Bu Menjangan dan Bu Macan Kumbang dari teman – teman hewan tapi pada kesempatan ini saya ingin mendengar pokok pangkal permasalahan ini langsung dari sumbernya. Silakan Bu Macan.” Pak Kepala Desa mempersilakan Macan Kumbang menceritakan semuanya.

Setelah Macan Kumbang menceritakan mimpi dan pertengkarannya dengan Menjangan, Pak Kepala Desa yang memang sudah berat sebelah langsung bertanya pada Menjangan.
“Bu Menjangan, mengapa Bu Menjangan menolak permintaan Bu Macan? Bukankah mimpi Bu Macan itu adalah mimpi yang harus diwujudkan?”
Semua hewan kaget mendengar pertanyaan Pak Kepala Desa yang sangat kentara keberpihakannya pada Macan Kumbang.
“Lho…lho…Pak Kades, bagaimana Pak Kades ini, kok begitu yakin kalau mimpi Macan Kumbang itu adalah mimpi yang harus diwujudkan? Apa Pak Kades sama sekali nggak curiga kalau mimpi itu hanya karangan Macan? Kalau saya Pak, bukan hanya curiga, tapi yakin seratus persen itu hanya karangan Macan saja.” jawab Menjangan sengit.
“Hei Bu Menjangan, Ibu jangan menyebar fitnah pada Bu Macan, Ibu bisa saya laporkan pada polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik.”

Melihat gelagat yang tidak baik ini, Kancil yang sedari tadi hanya diam, langsung keluar kantor dan menuju ke rumah Pak Kepala Desa yang berada persis di seberang kantornya. Dengan membawa sebuah obor yang menyala, Kancil naik ke atap rumah Pak Kepala Desa. Kelakuan Kancil ini terlihat oleh Pak Kepala Desa yang nyaris saja membuat keputusan yang salah.

Secepat kilat Pak Kepala Desa keluar dari kantor dan berlari ke arah rumahnya. Para hewanpun yang baru menyadari ulah Kancil ikut berlari mengikuti Pak Kades yang panik.
“Kanciiil, apa yang mau kau lakukan dengan obor itu?” teriak Pak Kepala Desa.
“Semalam saya bermimpi membumi hanguskan perkampungan ini dan itu dimulai dari rumah Pak Kades.” jawab Kancil sambil mendekatkan obornya ke atap rumah Pak Kepala Desa.
Pak Kepala Desa akhirnya sadar akan kesalahannya dan beliaupun memenangkan Menjangan dalam perkara itu. Semua hewan kecuali Macan Kumbang, bersorak gembira mendengar keputusan kepala desa.

Selama seminggu setelah persidangan, Menjangan selalu menyanyikan lagu Sahabat-nya Bang Haji Rhoma Irama.

Mencari teman memang mudah
‘Pabila untuk teman suka
Mencari teman tidak mudah
‘Pabila untuk teman duka

Banyak teman di meja makan
Teman waktu kita jaya
Tetapi di pintu penjara
Di sana teman tiada

Mencari teman memang mudah
‘Pabila untuk teman suka
Mencari teman tidak mudah
‘Pabila untuk teman duka

Karena terus – terusan disinggung ditambah pula rasa malu yang belum hilang akibat kalah berperkara, akhirnya Macan Kumbang membawa anak – anaknya pindah ke hutan lain.

Posted by Wordmobi

About eLki

sebutir debu di atas puing cahaya

Posted on 24 Maret 2011, in Folklor and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. pertamax
    mantaf banged alur crtany
    gampang dmengerti mas

  2. Gokillllllllllllllll dan bermanfaat Om!!!!!!!!!!!!!!

  3. OM Vpat mo tanya, apa sekarang sudah ada hack tools yg bsa membobol symbian’3!!!!!!!! Sukses terus buat om Vpat

  4. jyaaaah, gak tau malu bgt tuh si macan,
    Hahahah,
    Keren bgt master ceritanya,
    Simpel, tpi pesan moralnya nyampe,

    Btw, hewan menjangan tuh yg kayak gmana master?
    Kijang ya?

  5. koq,,,katax dihutan..tpi mlah jadi desa…

  6. wooooh, kijang toh..
    Hahahahah,
    nitip akh master,
    mau ganti skin photobook? Masuk sini,
    http://setiaonebudhi.wordpress.com/2011/03/25/ganti-skin-photobook-jadi-lebih-keren/

  7. pesan moral yang mudah di mengerti, .. ..

    Hehe, memang zaman sekarang sangat mudah dan bahkan datang sendiri (sok kenal sok dekat) teman di saat kita senang, tapi di saat kita terporok, eh pada kemana semua orang nih? semuanya pada menganggap aku seperti sampah, .. ..
    Hueehhh, kejam amat tuh, .. ..
    Nasib, nasib, generasi anak sekarang, .. ..
    Sudah kurang bangets akhlaknya dalam bermasyarakat, .. ..
    (ngomong opo kue)

  8. 1 lagi, hueah lagu si menjangan, keren banget, .. .. Langsung kena itu maksudnya gak pakai banyat bacut, hehe
    Siapa tuh penciptanya, .. .. Kalau lagu aslinya kan Bang rhoma, .. ..
    Hehe, .. ..

  9. Iya Om memang aku ini blasteran, Kok tahu sih?????????????

    Ngomong-ngomong ada gak cara atau patch yang bisa mengubah bentuk bulatan yang muncul pada samping aplikasi yang sedang berjalan??????

  10. oh,kades nya manusia,kirain hwan juga…

  11. Jadi malu nih blog Ku yg jelek(kagak pernah di update) di kunjungi sama Om Vpat!!!!!

  12. firus by hacker

    hahaha, ok lanjut, .. ..

  13. hahaha ada2 aja..

  14. cape muter2 blogwalking, di labuberbulu saya numpang istirahat..
    Artikelnya menarik.
    Lucu tapi sarat pesan.
    Mas Vpat pinter mengolah kata dan kalimatnya.
    mudah dimengerti.

    Pun ketika mas Vpat nulis tentang modding, tak perna skalipun saya nemu kesulitan dengan tutor yang mas Vpat kasih.
    Saya cewe, tp saya suka modding e63 saya😀
    Saat belum ada blog laen yang mengulas modding, di labuberbulu sudah update.
    mas Vpat memang master.
    Bersama mas ahariadi di symbian blog, mas Vpat sudah membantu mempercantik hp saya.
    Terimakasih..🙂

    • putri punya blog juga ga? kalau melihat dr beberapa komen kamu, aku yakin kamu jg pandai memadu-madan kata

      aku suka cewek suka modding, kesannya gimana gitu… hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: