Category Archives: Cerpen

Cerpen

Seutas Tali Menuju Langit

Sang tetua komat – kamit membaca mantera. Semenit, dua menit, tiga menit, empat menit, lima menit, tiba – tiba terdengar suara yang sangat keras di angkasa raya. Semua kepala yang hadir dongak menatap langit. Nun jauh

Perempuan Lembah Larangan

“Sepeninggalku tidak ada bahaya di tengah – tengah manusia yang lebih berbahaya bagi laki – laki daripada bahaya perempuan.”
(HR. Muslim)

Perempuan Lembah Larangan

Dia datang. Perempuan itu. Setiap pekan selalu menggoda hati untuk sekedar menyimak dan menyematkan segenap keindahan yang melekat padanya ke taman hatiku. Di emperan rumah aku mengambil tempat yang paling tepat untuk dapat memandang wajah dan bangunan tubuhnya. Walaupun dia sangat jarang membalas tatapanku tapi ritus pengobat rindu yang hanya berlangsung beberapa menit ini selalu berlangsung dengan indah, bagiku tentunya. Entah bagi dia, mungkin saja malah muak melihat aku yang selalu nongkrong di depan rumah setiap dia lewat.

Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: